« Home | Indonesia Berduka (Lagi) » | Dakwah Chatting » | Sudah 'Isi' Belum Mbak? » | Pilihan Terbaik » | Ketinggalan Berita » | Menanamkan Arti Penting Uang » | Zero Base » | Batal Mudik... » | Kecepetan Buka Puasa » | Inner Beauty, Bagaimana Mendapatkannya? » 




STOP PRESS!
Azayaka's Blog pindah ke
http://azayaka.wordpress.com
sampai waktu yang belum ditentukan :)
detik.


Tuesday, September 06, 2005 

Mertua & Menantu

Penggalan obrolan dengan seorang teman kemarin siang..

Teman : Num, tebak...liburan kemaren aku kemana?
Aku : Ke kota S ya? Nostalgia sama temen-temenmu.
Teman : Bukan. Aku kemaren ke kota P, ke rumah camer (calon mertua - red)
Aku : Asik donk. Nentuin 'tanggal' yah?
Teman : Nggak kok..cuma berkunjung. Tapi aku jd mikir lagi deh jd nikah ama dia apa nggak.
Aku : Napa gitu?
Teman : Klo kami nikah, aku disuruh tinggal deket ibunya. Kayaknya aku nggak bakal sanggup deh. Ibunya suka ngatur.
Aku : ??
Teman : Aku mau nikah sama anaknya..tapi gak mau tinggal dekat mertua.
Aku : Yee..kamu ini. Mau nerima anaknya...juga kudu mau nerima ortunya. Ntar kan beliau juga bakal jadi ortu kamu.
Teman : (terdiam)

Problem "phobi dengan mertua" seperti yang dialami temanku di atas, aku lihat sering terjadi di kalangan masyarakat (terutama wanita). Padahal..nikah itu kan bukan hanya menyatukan dua personal saja, melainkan menyatukan dua keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bener gak? CMIIW.
Suami atau istri tetap memiliki hal-hal (keluarga, teman-teman, hobi, de el el) yang tidak bisa ditanggalkan begitu saja ketika mereka sudah menikah. So, suami atau istri tidak selayaknya menjauhkan atau memisahkan salah satu di antaranya dengan hal-hal tersebut, terutama dengan keluarga. Apalagi dengan ibunya, yang telah melahirkan pasangan kita di dunia ini.

Aku jadi teringat sebuah hadist :
Dari Ali bin Abi Thalib ra., Rasulullah berkata : "Jika ummatku melakukan lima belas perkara, maka mereka akan ditimpa cobaan. Di anataranya, jika laki-laki patuh pada istrinya dan mendurhakai ibunya. Hingga sabda beliau : Dalam keadaan seperti itu hendaklah mereka menunggu angin merah, kehinaan, keburukan, ataupun fitnah." (HR. Tirmidzi)

Sahabat-sahabat wanita...semoga kita tidak termasuk dalam golongan yang bisa menyebabkan Allah murka seperti dalam hadist di atas ya...Sereemmm....




Pencarian Produk Halal
www.HalalGuide.info


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

Yang Punya Blog

    Hanum; Muslimah; Pecinta buku; Kena virus blogging sejak Juli 2004; Main job : Japanese Translator; Living : Tangerang

Archives

Ngaji Yuk

My Links

Gabung di

    Indonesian Muslim Blogger

    Islam Dot Net

Powered by Blogger
and Blogger Templates